-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Sektor 8 ; Terima Kasih Pak Satgas, Kami Sudah Boleh Berkebun Di Bantaran

60menit.com
Rabu, 30 Maret 2022
Loading...

Sektor 8 ; Terima Kasih Pak Satgas, Kami Sudah Boleh Berkebun Di Bantaran


60menit.com - Bapak Kama Dan istri (penggarap lahan di Bantaran sungai Citarum)


60MENIT.COM, Kab.Bandung - Rabu (30/03/2020) Ci Tarum atau Citarum adalah sungai terpanjang dan terbesar yang berada di Tatar Pasundan Provinsi Jawa Barat. Sungai dengan nilai sejarah, ekonomi, dan sosial yang penting ini, sempat menjadi salah satu sungai terkotor di Dunia. Sungai ini menjadi salah satu yang mempunyai tingkat pencemaran paling tinggi diantara sungai sungai yang 


Satgas Sektor 8 dan Gober sedang bersihkan bantaran

Namun sejak hadirnya satgas Citarum Harum, yang melaksanakan tugas untuk merevitalisasi DAS sungai tersebut, sesuai tujuan Perpres No. 15 Tahun 2018 yaitu mengembalikan fungsi Citarum kembali menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat, kondisi sungai dan area sekitarnya sudah mengalami perubahan yang signifikan


Dihampir sepanjang bantaran dari Hulu hingga Hilir, saat ini kondisinya terlihat mengalami perubahan yang drastis. Tampak di sepanjang bantaran dan sekitarnya, telah dipenuhi Taman dan juga sarana dan prasana lainnya untuk mendukung aktifitas warga supaya lebih baik. 



Seperti halnya bantaran di sepanjang wilayah Sektor 8, yang berada dibawah komando Kolonel Arm Nursamsuddin. Dari mulai Desa Cilampeni hingga Desa Jelegong, kondisi bantaran sudah tertata baik. Selain adanya sarana umum yang mendukung kegiatan warga sekitar, lokasi lain seperti bantaran sungai yang awalnya adalah lahan mati (tidak terurus) kini dengan hadirnya satgas, lokasi tersebut dapat dimanfaatkan warga sekitar untuk bercocok tanam untuk menambah penghasilan, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi masyarakat


Kama (62) bersama istri, selaku pemanfaat bantaran Citarum yang ada di wilayah sektor 8, saat ditemui 60menit.com mengatakan," terima kasih pak, buat pak Dansektor Satgas yang sudah ngasih kesempatan kepada kami selaku warga, untuk boleh berkebun di bantaran. Saya sudah lama nanam pohon di bantaran pak, tapi sekarang sudah jauh bedanya. Sekarang , bantaran sudah making bersih dan rapih kami juga tidak takut lagi, buat olah lahan untuk ditanami sayur mayur, atau tanaman palawija. Kami senang sudah bisa berkebun disini. Sekali lagi, terima kasih buat Satgas semoga selalu sehat dan terus ada di sini pak", ucap Kama.(T.Pro)