-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

PILIHAN ANDA WAKTU SANTAI & RESMI

PILIHAN ANDA WAKTU SANTAI & RESMI
Cemilan Enak, Gurih dan Renyah (hanya 35K / Toples) : hubungi 081320002339

60Menit.co.id

Advertisement


Ratusan Suporter Meninggal di Stadion Kanjuruhan, Polresta Bandung Gelar Shalat Ghaib Bersama Bobotoh

Minggu, 02 Oktober 2022

60MENIT.COM, Kab.Bandung - Bentuk belasungkawa atas meninggalnya ratusan suporter pasca pertandingan Arema vs Persebaya. Polresta Bandung Polda Jabar bersama Bobotoh melaksanakan shalat ghaib.

Shalat ghaib tersebut dilaksanakan di Masjid Baitul Muhaimin Mapolresta Bandung. Minggu, 2 Oktober 2022.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo mengatakan dirinya baru mendapatkan kabar melalui berita terkait insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

"Tadi pagi kami mendapatkan kabar bahwa terjadi insiden di stadion Kanjuruhan, maka dari itu siang hari ini kami melaksanakan shalat ghaib," katanya. Minggu, 2 Oktober 2022.

"Shalat ghaib ini kami laksanakan oleh personil Polresta Bandung, Bhayangkari beserta para suporter Persib bobotoh," ujarnya.

Kusworo menjelaskan hadirnya bobotoh Persib di Mapolresta Bandung, sebelumnya pihaknya akan menggelar nonton bareng pertandingan Persib Bandung vs Persija.

"Kami dari Polresta Bandung memang sudah mengagendakan nobar Persib melawan Persija dihalaman Mapolresta Bandung ini," tuturnya.

"Hanya saja, karena pertandingan ditunda sepekan, maka temen-temen suporter bobotoh yang sudah ada di Polresta Bandung, kami melaksanakan kegiatan shalat ghaib bersama," sambungnya.

Diketahui bersama, pasca pertandingan Arema vs Persebaya menelan ratusan korban jiwa dan luka-luka.

Hingga saat ini, sebanyak 129 meninggal dunia dan ratusan korban lainnya mengalami luka-luka dan sedang dalam perawatan di Rumah Sakit.

"Kami bersama bobotoh Persib mendoakan para korban yang ada di stadion Kanjuruhan khusnul khotimah, di ampuni segala khilafnya, diterima semua amal ibadahnya Serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," tutup Kusworo.
(Taupik)