-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Renovasi TPT Saluran Pembuangan Air di Sidarahayu Diduga Gunakan Material Seadanya dan Tidak Melakukan Penggalian Pondasi

60menit.com
Selasa, 02 April 2024

Renovasi TPT Saluran Pembuangan Air di Sidarahayu Diduga Gunakan Material Seadanya dan Tidak Melakukan Penggalian Pondasi          

     

60menit.com


60MENIT.COM, Ciamis - Pembangunan TPT untuk saluran pembuangan air dengan anggaran dari APBN pusat Bbws Citanduy yang di kelola oleh Op 2, saat ini sedang dilaksanakan, salah satunya pembangunan Tebing Penahan Tanah (TPT) Saluran Air yang berlokasi di Hp.26+9WQ, Sidarahayu Kec. Purwodadi Kab. Ciamis. Diketahui saat ini kondisinya rusak berat dan harus segera dilakukan perbaikan, mengingat tebing penahan tanah bagian bawahnya sebagian sudah runtuh, apabila tidak segera dilakukan perbaikan, dikhawatirkan saluran airnya akan segera putus sehingga dapat mengakibatkan air tidak dapat mengalir. Sementara untuk Alokasi anggaran pembangunan ini dianggarkan dari Tahun Anggaran 2023 yang telah disepakati oleh oOp 2.



Kegiatan pembangunan TPT saluran ini sudah mulai di laksanakan beberapa hari lalu, namun saat Tim investigasi pada Jum'at 29/3/2024, mencoba turun ke lapangan, ada salah satu warga (SN) yang tinggal tidak jauh dari lokasi pekerjaan mengatakan " itu juga batu bekasnya di pakai lagi pak dan galiannya pun tidak sesuai kayanya, gak di gali lagi pondasinya", ujar m 


lanjut (SN) inginnya saya sebagai warga pengin pekerjaan yang kokoh kuat, biar hasil pekerjaan bisa tahan lama, itu yang diharapkan, saya sebagai warga dapat terselesaikan dalam jangka waktu, itu pak  ke depan. Pelaksana kegiatan memang, dalam pengerjaan kegiatan ini ada sedikit hambatan terkait sulitnya akses jalan untuk mengangkut bahan-bahan material yang dibutuhkan, tetapi dengan semangat membangun dan hal itu dapat diatasi dengan baik


Di waktu terpisah Ipin selaku Kepala Desa Sidarahayu menjelaskan terkait adanya pekerjaan yang ada di wilayahnya, " di sayangkan tidak ada kordinasi, terutama ke saya sebagai kepala desa, dimanapun yang ada pembangunan di wilayah, luang lingkup desa harus mengetahui, takut ada masyarakat yang mempertanyakan ini pekerjaan bantuan dari mana, sedangkan ini ada pekerjaan, saya sebagai kepala desa saya tidak diberi tahu, tidak ada kordinasi", terang Kades


Seharusnya sebagai pelaksana, lanjut Ipin, itu datang ke desa,  kulonuwun, biar kami sebagai kepala desa bisa menjawab siapapun yang datang ke desa yang akan mempertanyakan pekerjaan itu, dan kalau seperti ini tidak memberi tau saya menjawab, menjawab bagaimana gak di jawab bagaimana, masa bilang itu bantuan, entah bantuan dari mana, kan bahasa masyarakat bukan cukup tidak tau masa seorang kepala desa ada pekerjaan tidak tau. Cuman ada pembangun dari mana - mana nya saya tidak ada kordinasi, kalau material sih ada di depan rumah saya


Sementara menurut Asep salah satu tokoh peduli Ciamis menyayangkan kenapa pihak pengawas terkesan selalu ada pembiaran tidak ada satupun yang bisa memberikan teguran, sedangkan pekerjaan yang namanya bantuan pemerintah sangat banyak yang memantau, kami sebagai masyarakat peduli Ciamis, pihak pihak pengawasan minta turun kelapangan, dan  pihak PPK tolong turun tangan kasih sikap bagi pekerja yang suka kerjanya asal asalan. Ujar Asep  (P. Seprudin)