-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Panen Raya Jagung Serentak Di Cileunyi, Polsek Cileunyi Bersama Kelompok Tani Dukung Swasembada Pangan Nasional 2026

Jumat, 30 Januari 2026

60MENIT.COM, Cileunyi – Upaya memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional terus digencarkan di berbagai daerah. Di Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, panen jagung serentak kuartal IV tahun 2026 digelar pada Jumat (30/01/2026) pagi di Kampung Cikoneng Babakan RT 01 RW 18, Desa Cibiru Wetan.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga selesai ini dilaksanakan di lahan non LBS dengan luas keseluruhan mencapai 2 hektare. Untuk tahap awal, panen dilakukan secara bertahap dengan luasan sekitar 700 meter persegi dari lahan garapan yang telah memasuki masa panen.

Panen jagung serentak ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan tahun 2026, sekaligus menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan kelompok tani di tingkat desa.

Sejumlah unsur pimpinan dan stakeholder terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Kapolsek Cileunyi yang diwakili oleh Wakapolsek AKP Saep Balya, S.H., Camat Cileunyi yang diwakili Kanit Pol PP Cileunyi Rosyid, serta Kepala BPP Pertanian Kecamatan Cileunyi Ai Kurnia, SP., MP.

Selain itu, tampak pula Kanit Intelkam Polsek Cileunyi AKP Uus Rustandi, S.Pd., M.M., Kanit Lantas AKP Suhardi, Kanit Binmas IPTU Ricky Krisna Susanto, S.Pd., Panit Samapta IPDA Eko Novi Samiyanto, Kepala Desa Cibiru Wetan Hadian, S.P., personel Polsek Cileunyi, para PPL Pertanian Kecamatan Cileunyi, serta Ketua Kelompok Tani Giri Banyu Asih Desa Cibiru Wetan Eli beserta para anggotanya.

Dalam sambutannya, perwakilan Polsek Cileunyi menyampaikan bahwa kegiatan panen jagung ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata implementasi program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya di bidang ketahanan pangan. Melalui pemanfaatan lahan non LBS, diharapkan produksi jagung dapat terus meningkat dan memberi kontribusi signifikan bagi ketersediaan pangan, baik di tingkat lokal maupun nasional.

“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Sinergi antara petani, pemerintah, dan aparat keamanan sangat penting agar swasembada pangan bisa benar-benar terwujud,” ujar AKP Saep Balya di sela kegiatan.

Senada dengan hal tersebut, Kepala BPP Pertanian Kecamatan Cileunyi Ai Kurnia menuturkan bahwa panen jagung serentak ini diharapkan mampu memotivasi para petani untuk terus mengoptimalkan lahan pertanian yang ada, sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Giri Banyu Asih menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan yang diberikan oleh berbagai pihak. Menurutnya, kehadiran unsur pemerintah dan kepolisian memberikan semangat tersendiri bagi para petani dalam mengelola lahan pertanian.

Di tempat terpisah, Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR, melalui Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K., menegaskan bahwa Polri mendukung penuh program ketahanan pangan nasional sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga ikut berperan aktif mendukung program strategis nasional, termasuk ketahanan pangan. Melalui sinergi lintas sektor, kami berharap swasembada pangan tahun 2026 dapat tercapai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujar AKP Anggy Prasetiyo.

Ia juga mengapresiasi peran aktif kelompok tani serta seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan panen jagung serentak tersebut.

“Semoga kegiatan ini menjadi pemicu semangat bagi petani dan masyarakat untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” pungkas Kapolsek Cileunyi.

(Taupik Hidayat)