60MENIT.COM, BOJONGSOANG – Selasa, (03 Februari 2026). Peran Kepolisian kini tidak hanya sebatas menjaga keamanan, namun juga aktif mendukung program ketahanan pangan nasional di tingkat desa. Pagi ini, Bhabinkamtibmas Desa Buahbatu, Bripka Saepul, melaksanakan kegiatan monitoring perkembangan tanaman jagung di lahan pertanian milik warga, Sdr. Tulus, yang berlokasi di Batusari RT 04 RW 01, Desa Buahbatu, Kecamatan Bojongsoang.
Kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan Polri terhadap para petani guna memastikan proses produksi pangan berjalan lancar tanpa adanya gangguan keamanan.
Pendampingan Petani dan Dialog Kamtibmas Sambil meninjau hijau dan suburnya tanaman jagung di blok Batusari, Bripka Saepul menyempatkan diri berdialog dengan Sdr. Tulus mengenai kendala yang dihadapi di lapangan, mulai dari masalah pengairan hingga potensi pencurian hasil tani saat mendekati masa panen.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Dr. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., melalui Kapolsek Bojongsoang Kompol Undi Kurnia, S.I.P., menekankan bahwa pemantauan sektor pertanian adalah bagian dari tugas Bhabinkamtibmas dalam menjaga stabilitas ekonomi warga.
"Sesuai arahan Bapak Kapolresta Bandung, kehadiran Bripka Saepul di lahan jagung milik Sdr. Tulus adalah wujud dukungan Polri terhadap ketahanan pangan. Jika petani merasa aman dari gangguan Kamtibmas, maka produktivitas lahan akan maksimal," ungkap Kompol Undi Kurnia, S.I.P.
Pesan Kamtibmas yang Disampaikan:
Keamanan Lahan: Mengimbau para petani untuk tetap waspada terhadap potensi pencurian sarana produksi pertanian (seperti mesin pompa air) maupun hasil panen.
Sinergi Antar Petani: Mengajak kelompok tani di Batusari untuk saling menjaga lahan satu sama lain melalui komunikasi yang intensif.
Pelaporan Cepat: Mengingatkan warga agar segera menghubungi Bhabinkamtibmas jika ditemukan adanya indikasi sengketa lahan atau gangguan pihak luar yang menghambat aktivitas pertanian.
Sdr. Tulus selaku pemilik lahan menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan perhatian pihak kepolisian. Dengan adanya monitoring rutin dari Bripka Saepul, para petani di wilayah Batusari merasa lebih terlindungi dan termotivasi dalam mengelola lahan mereka.
(Taupik Hidayat)


