60MENIT.COM, Cangkuang – Dalam rangka mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kebakaran lingkungan, Bhabinkamtibmas Desa Nagrak Polsek Cangkuang Polresta Bandung Aipda Kojang Hadi Kusumah, SH., bersama Babinsa Serda Agus melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat di wilayah Desa Nagrak, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menyambangi tokoh masyarakat dan warga yang berprofesi sebagai petani di Kampung Ciawi Nangkod RT 001/RW 007, Desa Nagrak, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Sabtu (05/09/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Kojang Hadi Kusumah bersama Serda Agus mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap potensi terjadinya kebakaran hutan, lahan maupun lingkungan.
Aipda Kojang mengimbau kepada para petani agar tidak membuka atau membersihkan lahan pertanian dengan cara membakar, karena api dapat dengan mudah merambat dan menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan, khususnya pada kondisi lingkungan yang kering.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan serta tidak membuang puntung rokok di tempat yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
“Jangan membuka lahan dengan cara dibakar, jangan membakar sampah sembarangan dan jangan membuang puntung rokok sembarangan. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan agar terhindar dari kebakaran,” imbau Aipda Kojang.
Masyarakat juga diminta untuk segera melaporkan apabila menemukan adanya potensi hotspot atau titik api maupun indikasi kebakaran di wilayahnya melalui Call Center Polri 110, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak Kepolisian.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, SH., SIK., MH., CPHR., melalui Kapolsek Cangkuang Ipda Didi Dwi Purnomo, S.AP., CPHR., mengatakan bahwa sinergitas TNI-Polri bersama masyarakat merupakan bagian penting dalam upaya pencegahan Karhutla dan kebakaran lingkungan.
“Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI-Polri, tetapi membutuhkan peran serta seluruh masyarakat. Melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi secara langsung, kami mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” ujar Kapolsek.
Kapolsek menambahkan, Bhabinkamtibmas dan Babinsa akan terus bersinergi dalam memberikan edukasi serta mengingatkan masyarakat mengenai bahaya dan dampak yang dapat ditimbulkan akibat kebakaran hutan, lahan maupun lingkungan.
“Apabila masyarakat menemukan adanya titik api atau potensi kebakaran, segera laporkan kepada pihak Kepolisian melalui Call Center Polri 110 agar dapat segera dilakukan penanganan,” pungkasnya.
Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung dengan aman dan kondusif. Diharapkan melalui sinergitas TNI-Polri dan partisipasi aktif masyarakat, potensi terjadinya Karhutla serta kebakaran lingkungan di wilayah Kecamatan Cangkuang dapat diminimalisir, pungkasnya.
(Taupik)


