-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Lahan Carik Desa di Cicalengka Bandung Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar untuk Bertani

Kamis, 15 Oktober 2026

60MENIT.COM, Kab.Bandung - Lahan tanah carik Desa Babakan Peuteuy seluas kurang lebih 200 tumbak di kawasan Puncak Suji, Kampung Beor, Desa Babakan Peuteuy, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, terbakar pada Rabu (14/10/2026) sore. Diduga, api berasal dari aktivitas pembakaran lahan yang disengaja untuk persiapan lahan pertanian.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Tri Suhartanto, S.H., M.H., M.Si., melalui Kapolsek Cicalengka Kompol Ade Rahmat, S.Pd., M.H., membenarkan adanya insiden kebakaran lahan tersebut.

"Peristiwa kebakaran lahan/tanah carik milik Desa Babakan Peuteuy tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB," ujar Kompol Ade Rahmat saat dikonfirmasi, Rabu (14/10/2026).

Ade menjelaskan, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh saksi bernama Mamad (49) yang merupakan Kepala Dusun (Kadus) setempat. Saksi mendengar suara kobaran api dan melihat kepulan asap hitam membubung tinggi di area lahan.

"Saksi kemudian mengecek ke lokasi dan mendapati api sudah membesar. Saksi sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya," kata Ade.

Lantaran api makin berkobar dan sulit dipadamkan sendiri, saksi langsung menghubungi Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Babakan Peuteuy, serta warga sekitar untuk meminta bantuan.

"Petugas damkar tidak dihubungi karena lokasi tempat kejadian perkara (TKP) berada jauh dari akses jalan utama," ungkapnya.

Proses pemadaman kemudian dilakukan secara gotong royong oleh jajaran Polsek Cicalengka, staf desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan warga sekitar. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 18.30 WIB.

"Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini, hanya kerugian materil berupa lahan yang terbakar seluas kurang lebih 200 tumbak," tuturnya.

Pihak kepolisian yang diterjunkan ke lokasi—termasuk Pawas dan Piket Fungsi Polsek Cicalengka—langsung melakukan olah TKP, memintai keterangan saksi-saksi, serta mendokumentasikan area terdampak.

Mengenai penyebab pasti kebakaran, pihak kepolisian menduga ada pihak yang sengaja membakar rumput atau semak belukar untuk mengolah lahan pertanian.

"Mengenai dugaan awal, api berasal dari pembakaran lahan yang sengaja dilakukan untuk persiapan lahan pertanian. Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas," tegas Ade.

(Taupik)