-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Pelaku penusukan di Cicendo ternyata kakak beradik. Keduanya nekat menusuk korban hingga meninggal karena tersinggung perkataan korban

Jumat, 08 Oktober 2021
Loading...

 

60menit.com-Pelaku penusukan di Cicendo ternyata kakak beradik. Keduanya nekat menusuk korban hingga meninggal karena tersinggung perkataan korban.jumat 08/10/21


60MENIT.com-Kota Bandung-Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Rudi Tri Handoyo mengatakan, kedua pelaku bernama Dede dan Ujang. Kakak adik ini bersama-sama melakukan penusukan terhadap Usep Saripudin. 


Peristiwa penusukan yang terjadi di Gang Rumah Sakit Mata, Jalan Cicendo, Kecamatan Cicendo Kota Bandung, Selasa 5 Oktober 2021 malam itu bermula saat ketiganya nongkrong sambil meminum minuman keras (miras). Sesaat setelah nongkrong, pelaku merasa tersinggung dengan omongan korban. 


"Korban dan tersangka duduk bareng ngobrol bareng, memakai minuman keras, antara korban dan pelaku saling kenal. Mereka duduk nongkrong jam 3 sore dari komunikasi mereka berlima, akibat pengaruh miras tersebut ada ketersinggungan antara korban dan pelaku, yang inisial D pelaku, korban U," ujar Rudi, saat gelar perkara di Mapolrestabes Bandung, Jumat (8/10/2021). 


Korban, kata dia, sempat memukul Dede hingga akhirnya kakaknya, yaitu Ujang yang berada di lokasi membantu adiknya. 


"Akhirnya dilakukanlah pengeroyokan dan mengambil pisau yang ada di warung terdekat, dilakukan penusukan terhadap korban yang sudah lari jatuh dan ditusuk," katanya. 

Pelaku menusuk korban di bagian dada kiri, dada kanan, pinggang dan di bagian kaki. 

Pelaku kini sudah ditahan dan dikenakan pasal 170 ayat 2 Jo 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.


Sebelumnya, peristiwa penusukan terjadi di Gang Rumah Sakit Mata, Jalan Cicendo, Kecamatan Cicendo Kota Bandung, Selasa 5 Oktober 2021 malam. 


Korban ditemukan tergeletak di jalan dan  meninggal dunia saat hendak dibawa ke rumah sakit.


Asep Sunandar|Humas