60MENIT.COM, Cileunyi — Guyuran hujan rintik-rintik yang membasahi kawasan Cileunyi pada Kamis sore tidak menyurutkan semangat anggota Unit Lalu Lintas Polsek Cileunyi, Polresta Bandung. Aiptu Hadriansyah, yang bertugas melaksanakan pengaturan lalu lintas (gatur lalin) sore, tetap berdiri tegak di pertigaan Jalan Panyawungan, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Kamis (11/12/2025).
Dengan jas hujan dan perlengkapan keselamatan, Aiptu Hadriansyah memastikan arus kendaraan tetap lancar, aman, dan tertib meski kondisi cuaca kurang bersahabat sebuah bentuk pelayanan publik yang sering kali luput dari perhatian banyak orang.
Jalur Panyawungan dikenal sebagai salah satu titik rawan kepadatan pada jam-jam pulang kerja. Banyak warga yang melintas menuju arah Cileunyi, Cibiru, dan jalur menuju gerbang Tol Cileunyi. Hujan rintik-rintik membuat pandangan pengendara berkurang dan potensi kemacetan meningkat.
Namun, keberadaan Aiptu Hadriansyah di tengah persimpangan membuat arus yang tadinya padat dapat mengalir lebih tertib. Dengan gerakan tangan yang tegas namun tetap humanis, ia mengatur kendaraan roda dua, roda empat, hingga angkutan umum agar tidak saling berebut jalur.
“Walaupun hujan, pelayanan harus tetap jalan. Masyarakat butuh bantuan supaya perjalanan mereka lebih aman,” ujarnya singkat saat ditemui di lokasi.
Kehadiran polisi dalam kondisi apa pun sangat berpengaruh terhadap terciptanya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas). Hujan bukan alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan, justru menjadi momen penting untuk lebih sigap mengantisipasi risiko kecelakaan.
Aiptu Hadriansyah juga sesekali memberikan imbauan kepada pengendara agar menyalakan lampu utama, menjaga jarak aman, dan mengurangi kecepatan ketika jalan licin. Beberapa pengendara yang melintas tampak memberikan apresiasi berupa klakson ramah atau anggukan tanda terima kasih.
Tidak sedikit warga yang mengaku merasa lebih tenang ketika melihat petugas polisi tetap hadir meski dalam kondisi hujan. Menurut mereka, kehadiran polisi di titik rawan macet seperti Panyawungan sangat membantu mengatur arus agar tidak semrawut.
“Kalau hujan begini biasanya makin macet. Tapi ada polisi yang jaga, jadi lebih enak jalannya. Salut, tetap bertugas meski kehujanan,” ujar salah satu pengendara motor yang melintas.
Pedagang sekitar juga ikut merasakan manfaatnya. Arus yang tertib membuat pembeli tetap mudah mengakses kios-kios di sepanjang jalan tanpa khawatir terjadi kemacetan panjang.
Unit Lantas Polsek Cileunyi dikenal konsisten melaksanakan protap pengaturan lalu lintas, baik pagi maupun sore. Kehadiran polisi di lapangan tak hanya soal mengatur kendaraan, tetapi juga menjaga agar masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman.
Tak jarang, petugas membantu menyeberangkan pejalan kaki, mendorong kendaraan mogok, atau menertibkan pengguna jalan yang melanggar aturan.
Menanggapi kinerja anggota di lapangan, Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR, melalui Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K., memberikan apresiasi atas dedikasi personelnya yang tetap memberikan pelayanan optimal dalam kondisi apa pun.
Kapolsek menegaskan bahwa semangat seperti ini merupakan wujud nyata Tri Brata dan Catur Prasetya sebagai pedoman pelaksanaan tugas Polri.
“Petugas kami selalu berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Cuaca bukan halangan. Kami ingin memastikan masyarakat dapat berkendara dengan aman dan nyaman, terutama di titik-titik rawan kepadatan,” pungkas AKP Anggy Prasetiyo.
(Taupik)


