60MENIT.COM, Bojongsoang – Mengawali rutinitas hari Senin yang padat, jajaran Polsek Bojongsoang melalui Unit Binmas menunjukkan dedikasinya dalam pelayanan publik. Kanit Binmas Iptu Kurnia memimpin langsung kegiatan pengaturan lalu lintas pagi hari di Simpang Cikoneng, Desa Bojongsoang, Senin (26/01/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Iptu Kurnia didampingi oleh dua personel Bhabinkamtibmas yang dikenal dekat dengan warga, yakni Aipda Danang dan Bripka Saepul. Kehadiran para personel Binmas di titik strategis ini bertujuan untuk mengurai kepadatan kendaraan sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang memulai aktivitas.
Edukasi Sambil Mengatur Jalan
Berbeda dengan pengaturan lalu lintas biasa, kehadiran Unit Binmas juga dimanfaatkan untuk melakukan pendekatan persuasif. Sambil mengatur ritme kendaraan, para personel memberikan teguran simpatik dan edukasi keselamatan berkendara kepada pengguna jalan, terutama mengenai penggunaan helm dan kepatuhan terhadap marka jalan.
"Simpang Cikoneng merupakan salah satu titik temu arus kendaraan yang sangat padat di pagi hari. Kami turun bersama rekan-rekan Bhabinkamtibmas agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya, baik dalam kelancaran lalu lintas maupun dalam memberikan imbauan kamtibmas kepada warga binaan kami yang melintas," jelas Iptu Kurnia.
Arahan Kapolsek Bojongsoang
Kapolsek Bojongsoang Kompol Undi Kurnia, S.I.P., mengapresiasi langkah inisiatif Unit Binmas tersebut. Menurutnya, keterlibatan Binmas dalam pengaturan lalu lintas merupakan wujud fleksibilitas Polri dalam melayani masyarakat.
"Fungsi Binmas tidak hanya membina desa, tapi juga harus sigap dalam segala situasi pelayanan, termasuk memastikan kelancaran jalan raya di titik-titik rawan macet seperti Simpang Cikoneng. Sinergi antara Iptu Kurnia, Aipda Danang, dan Bripka Saepul pagi ini adalah bukti bahwa kami hadir untuk mempermudah mobilitas warga Bojongsoang," pungkas Kompol Undi Kurnia.
Situasi arus lalu lintas di Simpang Cikoneng terpantau mengalir dengan tertib hingga jam puncak keberangkatan kerja dan sekolah berakhir.
(Taupik Hidayat)


