60MENIT.COM, Cileunyi – Upaya menjaga keselamatan dan ketertiban berlalu lintas terus digencarkan jajaran kepolisian menjelang momen arus mudik dan libur panjang. Kali ini, Bhabinkamtibmas Desa Cileunyi Wetan, Polsek Cileunyi, Polresta Bandung, Aiptu Dadan Ramdan menyambangi para pengemudi ojek pangkalan di kawasan Panyawungan, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Rabu (18/02/2026).
Kegiatan sambang tersebut dilakukan dalam rangka sosialisasi Operasi Keselamatan Lodaya sekaligus persiapan menjelang pelaksanaan Ops Ketupat Lodaya 2026. Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Aiptu Dadan berdialog langsung dengan para pengemudi ojek yang tengah menunggu penumpang di pangkalan.
Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Dadan Ramdan mengajak para pengemudi untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Ia menekankan pentingnya menggunakan helm standar SNI, melengkapi surat-surat kendaraan, serta tidak melanggar rambu lalu lintas.
Menurutnya, pengemudi ojek pangkalan memiliki peran penting sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masyarakat. Selain membawa penumpang setiap hari, mereka juga menjadi contoh bagi pengguna jalan lainnya.
“Kami mengajak rekan-rekan ojek untuk tetap tertib berlalu lintas, apalagi menjelang Ops Ketupat Lodaya 2026 nanti, di mana mobilitas masyarakat biasanya meningkat. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar pengemudi tidak menggunakan ponsel saat berkendara, tidak berboncengan lebih dari kapasitas, serta selalu memperhatikan kondisi kendaraan sebelum digunakan.
Operasi Keselamatan Lodaya sendiri merupakan langkah preventif kepolisian untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Sementara itu, Ops Ketupat Lodaya digelar untuk mengamankan arus mudik dan balik, serta memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif selama periode libur panjang.
Dengan meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri, potensi kepadatan dan pelanggaran lalu lintas pun ikut bertambah. Karena itu, pendekatan persuasif dan edukatif seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas dinilai efektif dalam membangun kesadaran kolektif.
Para pengemudi ojek pangkalan menyambut baik kunjungan tersebut. Mereka mengaku senang mendapat arahan langsung dari pihak kepolisian dan berkomitmen untuk lebih disiplin dalam berkendara.
Kegiatan sambang ini menjadi bagian dari strategi cooling system sekaligus mempererat kemitraan antara polisi dan masyarakat. Dengan komunikasi yang terbuka, diharapkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban lalu lintas dapat dicegah sejak dini.
Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K. menyampaikan bahwa jajaran Polsek Cileunyi terus mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap kegiatan di lapangan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para pengemudi ojek pangkalan, untuk bersama-sama menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci utama menekan angka kecelakaan,” ujarnya.
Ia berharap dengan sinergi yang terjalin baik antara kepolisian dan masyarakat, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Cileunyi tetap aman dan kondusif menjelang pelaksanaan Ops Ketupat Lodaya 2026.
“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita wujudkan lalu lintas yang tertib dan aman demi kenyamanan kita semua,” pungkas Kapolsek Cileunyi.
(Taupik Hidayat)


