60MENIT.COM, Kab.Bandung – Komitmen Polsek Cileunyi, Polresta Bandung dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, berakhlak, dan taat hukum terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan pembinaan di lingkungan sekolah. Salah satunya dengan menggelar sosialisasi anti-bullying dan pencegahan kenakalan remaja kepada para peserta didik dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Cikalamiring, Desa Ciporeat, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung. Senin (20/7/2026)
Kegiatan yang berlangsung dengan suasana hangat dan penuh interaksi tersebut dipimpin oleh Kapolsubsektor Cilengkrang Ipda Rusmin Nuryadin, didampingi Bhabinkamtibmas Desa Ciporeat Polsek Cileunyi, Polresta Bandung, Aiptu Usep Jeni, S.Sos. Kehadiran anggota kepolisian disambut antusias oleh para guru maupun puluhan siswa yang mengikuti kegiatan MPLS.
Dalam kesempatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menjauhi segala bentuk perundungan (bullying) baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana, komunikatif, dan disesuaikan dengan usia peserta didik sehingga mudah dipahami.
Selain membahas bahaya bullying, petugas juga mengingatkan para siswa agar menghindari berbagai bentuk kenakalan remaja sejak dini. Edukasi ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, serta pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang positif sebagai bekal dalam menjalani kehidupan di sekolah maupun di tengah masyarakat.
Kapolsubsektor Cilengkrang Ipda Rusmin Nuryadin menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan sejak usia sekolah dasar merupakan langkah preventif untuk membentuk karakter generasi penerus bangsa agar memiliki mental yang kuat, berperilaku baik, serta memahami pentingnya menaati aturan.
Sementara itu, Aiptu Usep Jeni, S.Sos. mengajak seluruh siswa agar tidak takut melaporkan apabila melihat atau mengalami tindakan perundungan di lingkungan sekolah. Menurutnya, sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, menyenangkan, serta bebas dari segala bentuk kekerasan maupun intimidasi.
Tidak hanya memberikan materi, personel Polsek Cileunyi juga membuka sesi komunikasi interaktif sehingga para siswa dapat menyampaikan pertanyaan maupun pengalaman mereka. Pendekatan humanis tersebut membuat suasana kegiatan berlangsung akrab sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan dunia pendidikan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polsek Cileunyi dalam mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Melalui program pembinaan selama MPLS, diharapkan para peserta didik mampu memahami pentingnya menghormati sesama, menjauhi perilaku negatif, serta tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Di tempat terpisah, Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., C.P.H.R. melalui Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K. menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan kepada peserta didik merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung dunia pendidikan sekaligus mencegah munculnya berbagai potensi kenakalan remaja sejak usia dini.
"Melalui kegiatan pembinaan di sekolah, kami ingin menanamkan kesadaran hukum, membentuk karakter pelajar yang disiplin, saling menghargai, menjauhi bullying, serta mampu menjadi generasi yang bertanggung jawab. Sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif," pungkas Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K.
(Taupik)


