Header Ads

Emil Minta - Jangan Ragukan Kualitas Sekolah


WALI Kota Bandung, M. Ridwan Kamil memberikan keterangan kepada wartawan di Bandung, Senin (9/7/2018).*


BANDUNG, 60MENIT.COM - (9-07-2018) Hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2018 di Kota Bandung, hari ini (Senin, 9/7/2018), diumumkan melalui situs PPDB Kota Bandung. Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil meminta kepada orang tua yang anaknya diterima di sekolah negeri, supaya tidak mengkhawatirkan kualitas sekolah anaknya.

"Pilihan sekolah negeri manapun di Kota Bandung, merupakan pilihan terbaik. Kualitas pendidikan di Kota Bandung itu naik. IPM (Indeks Pembangunan Manusia) di bidang pendidikannya saja lebih dari 90. Artinya, bersekolah di mana saja di Kota Bandung kualitasnya saya jamin salah satu yang terbaik di Indonesia," katanya kepada wartawan di salah satu rumah makan di Kota Bandung, Senin (9/7/2018).

Sementara itu, kepada calon siswa yang tidak diterima di sekolah negeri, pria yang akrab disapa Emil ini, meminta supaya tidak berkecil hati. "Kuota sekolah negeri memang terbatas, hanya tersedia sekitar 16.628 kursi di jenjang SMP (Sekolah Menengah Pertama). Sedangkan calon peserta didik mencapai 27.828 orang," ujarnya.

Emil mengungkapkan, saat ini paradigma orang tua masih ada klasifikasi sekolah favorit dan tidak favorit. Padahal Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya menghilangkang paradigma tersebut.

"Kita sudah me-rolling guru-guru terbaik se-Kota Bandung, me-rolling kepala sekolah yang teladan se-Kota Bandung, sehingga mau sekolah di mana saja kualitasnya harusnya sama," imbuh pria jebolan Institut Teknologi Bandung (ITB) itu.

Pemkot Bandung, lanjut Emil, berusaha memfasilitasi seluruh kepentingan masyarakat dengan prinsip yang berkeadilan. Pemkot Bandung melalui Dinas Pendidikan telah membuat kebijakan agar setiap siswa memperoleh perhatian. Diantaranya dengan membuat berbagai jalur seleksi masuk sekolah negeri, seperti jalur Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) bagi siswa kurang mampu, jalur prestasi, jalur akademik, dan jalur zonasi.

"Tentulah setiap orang punya harapan dan cita cita, tapi kan dimensi pendidikan tidak semata mata kepintaran saja tapi rasa keadilan," ujarnya.

Terkait dengan hasil PPDB, Emil mempersilakan kepada pihak-pihak yang merasa belum puas untuk menyampaikan aspirasinya di saluran-saluran yang sudah disediakan. Setiap sekolah membuka meja pengaduan untuk calon orang tua siswa yang menemui kendala.

Emil pun tak keberatan jika ada pelaporan tindakan kecurangan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. "Dinamika selalu ada, tapi Pemkot Bandung mencoba semaksimal mungkin bersikap adil. Oleh karena itu kalau ada kekurangpahaman atau kekurangpuasan kita ada lembaga pengaduan yang insya Allah akan memfasilitasi permasalahan itu secara aturan dan regulasi," tuturnya. (*)




Post a Comment