SELAMAT DATANG DI WEBSITE 60MENIT

Monday, September 10, 2018

25 Juta Data Pemilih yang Bermasalah Disikapi KPU Jawa Barat


Acara Rapat KPU JABAR


BANDUNG, 60MENIT.COM - Senin (10/09/2018) KPU Jabar menyikapi 25 juta data pemilih yang diduga bermasalah pada rekapitulasi pemilih nasional, yang dilakukan KPU RI beberapa waktu lalu. Upaya yang telah dilakukan ke arah tersebut, antara lain dengan mencermati data pemilih yang tersebar di setiap Kabupaten/Kota pada 12 dan 13 September 2018. Selanjutnya pada tanggal 14 September, direkap dan ditetapkan KPU Jabar.


Hal itu dikemukakan Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat pada Rapat Koordinasi Pencermatan DPT pada Pemilu 2019 di Aula Setia Permana , Jalan Garut Bandung

Pada kesempatan itu Yayat menjelaskan,"  pencermatan itu harus dilaksanakan sungguh-sungguh, apalagi pada saat penetapan DPT Jawa Barat, tidak ada rekomendasi pencermatan ulang dari Bawaslu. Badan pengawas pemilu itu tidak menemukan hal-hal yang disinyalir atau diduga ada data bermasalah", ujarnya.


Yayat menambahkan," Supervisi dan pengawasan oleh Bawaslu sangat efektif, kalaupun ada data yang dianggap bermasalah merupakan rekomendasi parpol. Saat ini kita punya waktu dua hari, untuk membersihkan data yang disinyalir bermasalah itu", ucapnya

Lanjut Yayat," Perlunya sinergi dari empat pihak untuk memelototi data, yakni KPU, Bawaslu, Parpol, dan Disdukcapil", tegas Yayat

Sementara Komisioner KPU Jabar Divisi Perencanaan dan Data Ferdhiman Bariguna menegaskan,"  Pencermatan itu akan di tindak lanjuti dengan penghapusan data ganda, memperbaiki data yang keliru dan menambah pemilih yang belum masuk. Intinya adalah, ini dilakukan untuk menyajikan data yang valid", jelas Ferdhiman

Pada kesempatan ini, selain para komisioner dan pejabat struktural KPU Jabar, rapat koordinasi itu juga dihadiri Bawaslu, pimpinan parpol, calon anggota DPD, dan Kadisdukcapil Jabar, serta para komisioner dan pejabat struktural KPUD Kabupaten/Kota se-Jawa Barat ( T.PRO/KPU)
Post a Comment