SELAMAT DATANG DI WEBSITE 60MENIT

Tuesday, September 11, 2018

Infeksi Parasit Penyebab Impotensi, Sariawan, Bau Mulut, Kanker Hati dan Jantung & 8 dari 10 Kasus

Macam Bentuk dan Jenis Bakteri


Bandung,  60MENIT.COM - (11-09-2018) Taukah anda? Parasit bisa mengeluarkan toksin, meracuni tubuh dan menyebabkan imunodefisiensi. Sebanyak 69% dari semua kasus, infeksi parasit menyebabkan kanker hati dan jantung, 53% menyebabkan impotensi pada pria, sariawan, dan sistitis pada wanita.

  Editor ; Zhovena
  Keterangan dari Pengalaman Jessica
10.09.2018

Halo, Perkenalkan saya Jessica. Saya dulunya adalah seorang peneliti di sebuah Pusat Penelitian Parasit, dimana tugas saya adalah untuk menguji berbagai obat untuk menangkal infeksi parasit. Suatu ketika saya mengetahui sebuah rahasia kotor di kantor. Saya berniat untuk mengungkap hal ini kala itu. Namun mereka menyuruh saya untuk tetap diam bahkan diperparah dengan ancaman. Tapi saya berkeyakinan bahwa rahasia ini harus saya ceritakan atau ribuan orang di luar sana bisa meninggal. Saya sempat beberapa kali menuliskan cerita ini di blog, namun sering kali blog saya dihapus. Tapi saya tak patah arang! Saya tetap teguh pada pendirian agar orang-orang mengetahui fakta ini.
Pada tahun 2016, terbit sebuah artikel ilmiah yang membuat para dokter cemas. Penelitiian yang berlangsung selama 17 tahun dengan melibatkan 12.400 relawan dilakukan secara gabungan oleh para peneliti dan dokter dari Jerman, Amerika, Austria, dan Romania. Mereka berhasil membuktikan bahwa parasit menjadi penyebab penyakit serius yang bisa mengakibatkan kematian dalam 78% kasus. Kesimpulan dan saran dari penelitian ini menunjukkan bahwa orang-orang harus melakukan detoksifikasi untuk mencegah penyakit mematikan menjangkit tubuh demi memperpanjang usia hingga 15 tahun. Racun-racun yang dikeluarkan oleh parasit ini dapat memicu munculnya tumor berbahaya dan berkembang menjadi penyakit serius.
Parasit ini telah membunuh 5700 orang di berbagai belahan dunia!

Hampir semua orang bisa terinfeksi oleh parasit. Data statistik menunjukkan, 74% penduduk Indonesia telah terinfeksi oleh parasit. Parahnya banyak sekali yang tidak tahu soal fakta ini!! Cacing parasit bisa tumbuh hingga 2,5 meter, contohnya saja adalah cacing pita yang bisa hidup dan berkembang dalam tubuh di waktu yang lama tanpa disadari. Parasit ini bertelur hingga ribuan butir dan mensekresi toksin yang bisa meracuni tubuh. Hal ini bisa memicu perkembangan penyakit kanker yang sulit disembuhkan dan pedarahan hebat.
Di dalam 65% kasus, parasit dapat menyebabkan sariawan dan impotensi.
Di dalam 65% cacing gilig (nematoda) dan cacing parasit memicu perkembangan virus herpes dan patogen Candida albican, yang jadi sulit disembuhkan akibat banyaknya racun.
Pada 65% nematoda dan cacing memicu perkembangan virus herpes dan kandida, yang menjadi tidak dapat disembuhkan karena jumlah racun.

DINAMIKA ANGKA PENYAKIT SARIAWAN DAN IMPOTENSI KARENA INFEKSI PARASIT DALAM KURUN WAKTU 30 TAHUN

Pria

15%2002
25%2004
27%2006
30%2008
32%2010
33%2012
35%2014
46%2016
58%2017

Wanita

30%2002
48%2004
55%2006
57%2008
61%2010
75%2012
81%2014
86%2016
89%2017
Secara alami, parasit menjadi kutu bersifat laten atau tersembunyi, lalu menimbulkan bau mulut, jerawat, dan rasa sakit di badan. Gejala ini sebenarnya adalah permulaan penyakit lain, bisa dibilang juga sebagai pertanda awal infeksi parasit. Sistem imun tidak dapat melindungi tubuh dari penyakit ini karena telah terlanjur dirusak oleh parasit. Toksin dalam parasit berakumulasi dalam darah dan organ internal.
Trichomonas, parasit yang hidup di pembuluh darah, adalah penyebab 94% serangan jantung dan stroke di usia muda.Pada 89% kasus, bila seseorang sering mengalami sakit kepala, ia juga bisa disebabkan oleh parasit. Berikut adalah gambar yang secara jelas menunjukkan tampilan parasit.

Kalau yang ini adalah hati yang terinfeksi Schitosoma:

Gejala infeksi:
• kesulitan pernapasan• napas bau• ereksi lemas• tekanan darah tinggi• sakit kepala• sakit pada saraf• Bengkak• Ruam pada kulit seperti komedo dan jerawat• Sakit di dada
Pusat penelitian kami sebelumnya telah berhasil menemukan perawatan pada infeksi parasit. Tapi obat berhasil melarutkan parasit dalam tiga hari. Kemudian ternyata produk tak mampu membunuh larva, dan parasit muncul kembali. Hasilnya tidak sesuai dengan harapan saya dan akhirnya saya memutuskan untuk melanjutkan penelitian ini dengan beban penolakan dan pencabutan lisensi medis. Kepala pusat penelitian telah memutuskan untuk menaruh obat yang kami kerjakan ke apotek-apotek dengan tujuan untuk mendapatkan uang sebanyak mungkin.
Lalu inilah temuan saya..
Penelitian yang saya lakukan menggunakan bahan alami dan juga murah yang disebut yarrow atau orang menyebutnya dengan nama daun seribu. Yarrow ini dapat "melarutkan" parasit dan menghilangkan racun dari dalam usus. Tetapi, kandungannya sangat sedikit dan tidak memadai. Komponennya terdiri dari komponen kimia berbahaya yang bertujuan untuk mengurangi aktivitas parasit secara sementara. Pada saat preparasi kala itu tak ada cukup banyak komponen, minim untuk membersihkan larva dan parasit busuk. Setelah beberapa lama, komponen ini akan kembali merangsang perkembangbiakan parasite. Gejala infeksinya sendiri akan kembali muncul disertai dengan resiko kanker dan kondisi serius lainnya. Singkatnya, "obat super" ini hanya dapat mengatasi gejalanya, bukan penyebabnya. Saya mengatakan hal ini kepada kepala tim saya dan terkejut sama apa yang ia ucapkan. Dia bilang begini, "Apa yang kamu pikirin sih, Jessica? Kamu mau kita menemukan obat yang mengatasi semua masalah sekaligus dan membuat kita semua jadi pengangguran? Kita kan dapat uang dari sini!" Kemudian, dia menyuruh saya untuk diam, dan bahkan sempat mengancam jika saya buka mulut.
95% pasien berhasil menghilangkan parasit dalam 3 minggu

Saya memutuskan untuk melanjutkan penelitian sendiri, lagi. Saya berterima kasih sekali kepada rekan-rekan yang menanggapi saya di sosmed, menawarkan diri untuk berpartisipasi, serta membantu saya tampil di TV dan pers.
Hasil dari penelitian awal yang dilakukan kepada 320 orang relawan sangatlah mengejutkan: 281 orang terinfeksi parasit dan mengalami gejala berikut: rasa sakit kompleks, depresi, insomnia, dan tidak nafsu makan.
Saya membaca-baca direktori farmasi, termasuk internet dan menemukan Detoxic. Disana menunjukkan beberapa tes dan menunjukkan hasil yang menakjubkan, berkat komposisi efektif dari yarrow, anyelir plus sintesis mineral (seng, magnesium, dan kalsium). Informasi detail dapat ditemukan, di website. Namun perlu anda ketahui kalau produk ini tak terdapat di apotek. Mana ada usaha yang pengen bangkrut karena obat ini?
Sekitar 97% pasien berhasil menghilangkan 300 jenis parasit berbagai bentuk, lewat bantuan Detoxic.
Terima kasih untuk semua yang mengizinkan untuk mempublikasikan review dan petikan dari studi ini.
Post a Comment