-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Dansektor 22 Citarum Harum, Kolonel Asep Rahman Tindak Tegas Masalah Kohe Cilengkrang

60menit.com
Jumat, 10 Juli 2020
Loading...

60menit.com - Kol. Inf. Asep Rahman Taufik (Dansektor 22 Citarum Harum) disela Sosialisasi Citarum Harum di Desa Cimenyan, Jumat (10/07/2020)

60MENIT.COM, Cilengkrang | Satgas Citarum Harum DanSektor 22, Kol. Inf. Asep Rahman Taufik, mengadakan sosialisasi Program Citarum Harum di Desa Cilengkrang Kecamatan Cilengkrang Kabupaten Bandung, Jumat (10/07/2020).

Kegiatan ini terpacu oleh temuan satgas sektor 22, ketika melakukan operasi sungai di wilayah Cibiru tepatnya di Parit Ciloa yang bermuara di Sungai Cipariuk air sungai berwarna hijau oleh larutan kotoran sapi. Diusut tuntas atas perintah Dansektor 22 melalui satgas Sub 11, ditemukan kotoran sapi bersumber di Peternakan Desa Cilengkrang Rw.02.

Dansektor 22 (Kol. Inf. Asep Rahman T.) pada sosialisasi tersebut memberikan solusi agar peternak tidak membuang kotoran sapinya / kotoran hewan (kohe) ke saluran air.

"Peternak agar tidak membuang langsung kotoran sapinya ke sungai yaitu harus lebih meningkatkan produktifitas yang sudah ada, diantaranya kompos dan kascing, namun tidak berhenti disitu, utamanya wilayah ini harus dibuatkan sumur resapan, sehingga kotoran yang dibuang ke sungai sudah bersih terserap," tandas Asep Rahman.


Kolonel Asep Rahman pun mengimbau supaya solusi ini perlu dukungan dari masyarakat, aparat kewilayahan dan dinas terkait, yaitu DLH berikut Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bandung, untuk bergerak bersama sama, kalo dibiarkan masyarakat mencemari sungai akan ditindak melalui Tindakan Pidana Ringan.

Kabid Peternakan Dinas Peternakan Kabupaten Bandung, (Ir. Hera Hendrawan) ketika diwawancarai oleh wartawan bahwa selama ini mereka diam bahkan tampak tertidur tidak memantau apalagi solisi terhadap peternak di Cilengkrang, sehingga ada pembiaran membuang kotoran sapinya ke sungai.

"Kami sepakat dengan yang diuaraikan Komandan Asep Rahman, waktu kebelakang belum ada undang undangnya, maka mulai saat ini dan kedepan kami akan serius menindak dan membenahi para peternak sapi di Cilengkrang," kilahnya.


Camat Cilengkrang, Edi Kusnadi, S.Ip., M.Si., ketika mendengar atas keluhan kurangnya lahan untuk peternak sapi Cilengkran, ia akan memfasilitasi lahan carik, yang selama ini digunakan perkebunan sayuran.

"Kami ada tanah carik yang bisa digunakan kandang sapi, kalo memang bisa menghentikan permasalahan, itupun bila benar masalahnya adalah lahan," ujar Edi.

Masalah ini harus tuntas sampai terselesaikan, jangan sampai sungai terlihat hijau lagi oleh kotoran sapi.

"Kita perlu tindakan yang serius, jangan sampai katanya,,,,katanya, saya sudah bosan dengan kata itu, kalaupun diperlukan kita harus berunding lagi dengan solusi yang tajam, biar masalah kohe cilengkrang tuntas," tegas Kolonel Asep Rahman, menutupi pembicaraannya.

(zho)