-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Pelda Mulyanto Satgas Sektor 22 Sub 06 Bersama Lurah Cibuntu, Pimpin Pembersihan Sungai Cikeueus

60menit.com
Senin, 07 September 2020
Loading...

60menit.com: Tampakn Aparat Kelurahan Cibuntu bersama Dansub 06-22 Citarum Harum (Pelda Mulyanto) selepas Apel Pembersihan Sungai Cikeueus, Senin (7/09).

60MENIT.com, Bandung | Pembersihan Sungai Cikeueus oleh Satgas Citarum Harum sektor 22 sub 06, berkolaborasi dengan aparat kewilayahan dipimpin oleh Dansub 06-22, Pelda Mulyanto, Senin (7/09).

Sungai Cikeueus berpapasan dengan Pasar Recok Cijerah wilayah Bojong, sebuah paradigma yang baku bagi masyarakat untuk enak sendiri terkait sampah dibuang bebas tanpa beban.

Dansub 06-22, Pelda Mulyanto mengatakan, "Setiap karya bakti kami selalu bersama dengan aparat kewilayahan, harapannya bahwa mereka bisa mengerti lingkungan yang ia pimpin, sehingga kotoran sampah dan limbah yang ada di sungai menjadi acuan kinerja kewilayahan di hari berikutnya," ucapnya. 

Paradigma masyarakat yang masih belum kembali seutuhnya untuk meningkatkan kepedulian kebersihan lingkungan, padahal Pemerintah Kota Bandung mendapat penghargaan inovasi dari Pemerintah Pusat tentang penciptaan Program Kangpisman.

Yaitu sebuah program tentang pengelolaan sampah supaya bisa bermanfaat bagi masyarakatnya bahkan akan menjadi tambahan nafkah sehari hari, dengan sampah kurangi, pisahkan dan manfaatkan.


Teguh furqoni syahbana S.IP, M.IP (Lurah Cibuntu), pada kesempatan tersebut mengatakan, "Harapan dari aparat keiwilayahan dengan adanya kegiatan mapag hujan bersama satgas Citarum Harum beserta gober, adalah untuk menyadarkan warga supaya tidak buang sampahnya kedalam sungai, karena akan berakibat fatal kalau nanti musim hujan tiba aliran sungai akan terhambat," ujarnya. 

Perlunya edukasi yang masif buat masyarakat, supaya konsistensinya pada perbaikan paradigma. 

"kami akan memberikan edukasi kepada warga supaya sampahnya diolah sendiri, dengan edukasi kangpisman bahwa sampah harus habis dari rumah itu sendiri," imbuh Lurah. 


Program kangpisman memiliki tujuan yang baik, namun saat ini mengalami stagnase dilapangan, terpaku oleh masih kurangnya kesadaran warga untuk mengolah sampah itu sendiri. 

"Tapi kami akan terus mensosialisasikan program kangpisman kepada warga masyarakat, bahkan dengan sampah kita dapat bersedekah dan menghasilkan dari daur ulang sampah dengan kurangi, pisahkan dan manfaatkan," tutup lurah. 

Dengan kekuatan sebanyak 30 orang terdiri dari gabungan satgas dan kewilayahan, pembersihan sepanjang 200 m di anak Sungai Cikeeus Rt 03 Rw 10 Cibuntu - Bandung Kulon, hasil yang terangkat sebanyak 30 karung, 250 kg  dibuang ke TPS Cigondewah Kaler.

Hadir pada kegiatan tersebut, Lurah Kelurahan Cibuntu (Teguh Furqoni Syahbana, S.IP., M.IP.,), Kasi Pemerintahan Kelurahan Cibuntu (Rohman, S.E., M.AP.,) dan Ketua Rt juga Rw setempat. 

(zho)