-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Serma Abdulloh Satgas Sektor 22 Sub 11, Upaya Kolaborasi Pada Tiap Pembersihan Sungai

60menit.com
Senin, 07 September 2020
Loading...

60menit.com: Dansub 11-22 (Serma Abdulloh Fawzi) bersama Kasi Ekbang Ciswet (Asep Wahyu) pada pencerahan Apel Pagi sebelum pembersihan Sungai Cijalupang, Senin (7/09).

60MENIT.com, Bandung | Satgas Citatum Harum Sektor 22 sub 11 bersama tim gober Kelurahan Cisaranten Wetan Kecamatan Cinambo, melaksanakan giat pembersihan Sungai Cijalupang di wilayah Rw 02, dipimpin oleh Dansub 11-22, Serma Abdulloh Fawzi. 

Satgas sebagai motor eksekutor dilapangan dalam hal pembersihan sungai, maka aparat kewilayahan yang harus berperan langsung pada karya bakti, baik menggerakan personil maupun objek karya bakti. 

Melalui putusan Presiden bahwa TNI harus turun menegakkan Perpres No. 15 Th. 2020, yaitu tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai, karena merupakan Status Darurat Negara. 

Dalam karya sehari harinya TNI selama 3 (tiga) tahun kebelakang merupakan pemimpin, pengawas, pemelihara bahkan yang mengeksekusi langsung dalam bertindak pembersihan sungai dan penghijauan. 

Serma Abdulloh Fawzi (Dansub 11-22) mengatakan, "Karyabakti dibantu oleh tim gober kelurahan, pada apel pagipun kami selalu melakukan pencerahan Perpres No 15/2018 dan fungsi TNI pada Program Citarum Harum, setelahnya kami eksekusi pembersihan sungai," ujar Abdulloh. 


Walikota Bandung mengharapkan kolaborasi pergerakan citarum harum dengan pemerintahan, karena objek yang diuntungkan adalah wilayahnya, sehingga menurunkan gober untuk menyertai satgas setiap di pembersihan sungai. 

Adalah Asep Wahyu, sebagai Kasi Ekbang Kelurahan Cisaranten Wetan, sangat mengapresiasi kinerja dari satgas citarum harum.

"Harapan kami kegiatan ini dapat berjalan secara Continue dan lebih baik lagi dapat melibatkan warga setempat dan pihak lainya, kami mewakili aparat mengucapkan terimakasih kepada jajaran satgas," ujar Asep Wahyu. 

Pantauan media, semua kewilayahan sangat berharap sungai diwilayahnya bersih dan sehat, karena ada program 100% odf dan bebas stunting, namun semua itu terkendala paradigma masyarakat yang belum beranjak fool untuk hijrah pada peduli kebersihan, walaupun gencarnya satgas melakukan sosialisasi. 

Pada pembersihan kali ini, satgas dan tim gober berhasil mengangkat sampah sebanyak 500 kg. pada 250m sungai yang dibersihkan, dan sedimentasi sepanjang 12m, lebar 75cm dari ketebalan 45cm.

Hadir dalam giat, dari aparat kewilyahan, Asep Wahyu (kasi ekbang kel ciswet).

(zho)