-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Satgas Sektor 22 Sub 01 Reaksi Cepat Evakuasi Runtuhan Bangunan Korban Banjir Citepus

60menit.com
Jumat, 25 Desember 2020
Loading...

60menit.co.id | Satgas Sektor 22 Sub 01 Citarum Harum bersama UPT FAS DPU dan Masyarakat, Evakuasi Reruntuhan korban Banjir Citepus, Cibadak, Jumat (25/12/2020).
 

60MENIT.co.id, Bandung | Satgas Sektor 22 melalui Subsektor 01, yang dipimpin oleh Serka Wahyu Nuryanto sikapi bencana banjir yang mengakibatkan runtuhnya beberapa rumah tinggal. Tim satgas langsung meninjau tempat kejadian di wilayah Rt. 09 Rw. 03 Kelurahan Cibadak Kec. Astana Anyar Kota Bandung. 


Jumat pagi (25/12/2020) ditengah hiruk pikuknya natal, merupakan tindakan gerak cepat tim satgas Sub 01 - 22 membersihkan runtuhan bangunan di Sungai Citepus bersama tim UPT DAS DPU dibantu masyarakat setempat.


Dikatakan Dansub 01-22, bahwa tindakan ini difokuskan pada pembersihan puing puing runtuhan bangunan, akibat banjir mengikis tebing dan pondasi bangungan yang berakibat runtuhnya beberapa rumah tinggal, sehingga bisa menghambat aliran sungai. 


"Alhamdulillah kita menggabungkan dengan tim UPT DAS DPU bidang Unit Reaksi Cepat, kita diskusi tadi malam untuk mengadakan gerakan karya bakti ini dan dibantu pula oleh beberapa masyarakat yang kebetulan ada di rumah," jelas Serka Wahyu Nuryanto, Dansub 01-22.


Banjir dibeberapa tempat Kota Bandung berdampak buruk terutama bagi masyarakat yang mendiami bantaran sungai, akhir Tahun 2020 ini paling dahsyat karena banyak rumah tinggal terkena dampaknya bahkan roboh dan longsor. 



Bencana banjir berakibat menuai korban runtuhnya rumah tinggal ini menarik perhatian masyarakat lain untuk menyalurkan bantuan berupa sembako dan bantuan lainnya.


Satags Citarum Harum sektor 22 pun membagi tugas pada anggotanya untuk memfasilitasi dan mengamankan bantuan.


"Kami berbagi tugas supaya bantuan materil buat korban bisa aman, supaya semua ini benar dan sampai kepada yang berhaknya," imbuh Wahyu. 


Adanya satgas citarum harum selain menertibkan dan menciptakan sungai bersih, sebagai dedikasi TNI telap siap bekerja dilapangan, yaitu mitigasi suatu hal yang biasa dilakukan. 


"Betul pak, kami sudah biasa dan dilatih untuk melayani dan mengayomi masyarakat seperti pada program TMD," kata Wahyu. 


(zho)