-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Bongkar Bangunan Liar Bantaran Sungai Citepus Sukajadi, Kolonel Eppy Bersama Aparat Terkait

60menit.com
Selasa, 02 Februari 2021
Loading...

60menit.com | Kol. Inf. Eppy Gustiawan, S.I.P., (Dansek 22 Citarum Harum) pada pembongkaran Bangunan Liar Bantaran Sungai Citepus Jl. Sukamulya Sukajadi, Selasa (2/02/2021).

60MENIT.com, Bandung | Dansektor 22 Satgas Citarum Harum, Kol. Inf. Eppy Gustiawan, S.I.P., melakukan penertiban Bangunan Liar (Bangli) di Jl. Sukamulya Kelurahan Sukagalih Sukajadi Kota Bandung, Selasa (2/02/2021).


Acuan sebagai penataan pengelolaan sungai untuk menghindari banjir di Jalan Pasteur. Hingga berakibat sempitnya Sungai Citepus oleh maraknya bangunan liar dibantaran bahkan pondasi bangunan menjorok ketengah aliran sungai. 


Dansektor 22 memimpin langsung pembongkaran 10 unit Bangli, sebuah tindakan yang tidak mudah untuk melakukannya, ia pun menempuh jenjang yang panjang melalui sosialisasi yang humanis dengan melibatkan aparat kewilayahan, para unsur dinas terkait bahkan mengajak Ormas dan LSM.  


"Dengan adanya regulasi aturan yang ada kita tidak sendirian, bergerak bersama sama bahkan secara adminitrasi pun kita lakukan maka ini hasilnya, mereka semakin sadar atas aturan aturan ini baru kita bantu bongkar sisa sisanya," ujar Kolonel Eppy. 



Bangunan liar dibantaran nyatanya menghabiskan fasilitas pemeliharaan sungai, sehingga menghambat tata kelola sungai yang berakibat bencana pada lingkungan.


Kolonel Eppy Gustiawan bertindak menyesuaikan karakter dan budaya masyarakat, dalam pendekatannya ia berhasil meraih nurani mereka.


Hal yang sama di ucapkan pula oleh Joko Priyono (PPNS BBWS), "Saya sangat berterimakasih atas perjuangan dari Dansektor 22, beliau berhasil meraih masyarakat hingga pembongkaran ini berjalan sesuai target yang kita inginkan," jelasnya. 


Terpengaruh kurangnya pengawasan dilapangan, dengan terlalu lama ia tinggal sehingga para pemilik Bangli merasa memiliki seutuhnya. Tahap demi tahap Dansektor 22 menempuh perjalanan berat karena lahan ini milik pemerintah sehingga dengan regulasi aturan yang benar membuat mereka sadar. 



Tubagus Agus Mulyadi, S.Sos., Camat Kecamatan Sukajadi mengatakan, tindakan yang sempurna dari Dansektor 22 untuk masyarakat pedagang di Bangunan Liar, mereka bisa memahami dampak pelarangan yang dilakukannya. 


"Saya pun mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang sudah faham atas perlakuannya, yaitu dampak banjir diwilayah ini karena salahsatunya terjadi penyempitan sungai, dengan adanya pembongkaran maka fasilitas sungai bisa leluasa dipakai pemeliharaan, semoga banjir bisa berkurang di daerah kami," ujar Camat. 


Tindakan yang perventif berdedikasi oleh Kolonel Eppy Gustiawan, menyelami karakter budaya pemilik Bangli di Jl Sukamulya, sebagai langkah untuk mencapai tahapan suksesi program citarum harum.


Hadir pada kegiatan ini, Satgas Citarum Harum Sub 07 dan Sub 03, Unsur kewilayahan Kec. Sukajadi, Tim Satpol PP, Unsur BBWS, Unsur DPU dan Dinas Kebersihan Kota Bandung. 

(zho).