-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Kapolsek Baleendah Polresta Bandung Bubarkan Adu Kicau Burung di Wilayah Andir

60menit.com
Minggu, 14 Februari 2021
Loading...

60menit.com | Kapolsek Baleendah beserta jajaran membubarkan adu kicau burung di wilayah Andir


60MENIT.com, Baleendah | Dengan adanya laporan dari warga masyarakat ada kerumunan warga yang sedang adu kicau burung, maka Kapolsek Baleendah AKP Sungkowo, S.H.,M.H memimpin langsung anggotanya untuk membubarkan secara humanis preemtif dan preventif kepada warga masyarakat yang adu kicau burung di wilayah andir yang tidak memperhatikan protokol kesehatan 5 M, Minggu (14/02/2021).


Kegiatan tersebut dilakukan oleh Kapolsek Baleendah beserta jajaran dikarenakan adanya laporan dari warga masyarakat bahwa adanya kerumunan warga yang sedang adu kicau burung di wilayah kelurahan Andir kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung


Mendengar hal tersebut dengan gerak cepat kapolsek baleendah bersama anggotanya untuk membubarkan kegiatan tersebut karena tidak memperhatikan protokol kesehatan 5 M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas ) sehingga akan menjadi tingkat penderita Covid 19


Kegiatan ini adalah bentuk penegakan disiplin protokol kesehatan dengan mengedepankan Salus populi suprema Lex esto ( keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi )


Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, S.IK.,M.M melalui Kapolsek jajaran mengatakan bahwa penegakan disiplin protokol kesehatan sangat diperlukan karena untuk menekan penderita covid 19 dengan menerapkan melakukan secara preemtif dan preventif untuk warga masyarakat yang melanggar protokol kesehatan.


Pada saat ditemui media Kapolsek Baleendah mengatakan, "Bahwa pembubaran adu kicau yang berada di wilayah kelurahan Andir selain laporan dari warga masyarakat yang merasa terganggu dengan Kegiatan tersebut dan kami pihak kepolisian membubarkan secara humanis karena kegiatan tersebut melanggar protokol kesehatan," pungkasnya.

(hmz)