-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Tim Satgas PPKM Kec. Pangalengan, Himbau Warga Tidak Berkerumun, Patuh Disiplin Prokes 5M Dan Wajib Masker

Sabtu, 04 September 2021
Loading...

60MENIT.COM, Kab.Bandung – Dalam Rangka PPKM Darurat guna menekan angka penyebaran Virus Corona di wilayah hukum Polsek Pangalengan terus melaksanakan gabungan Operasi Yustisi khususnya diwilayah Kec. Pangalengan.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Lantas Polsek Pangalengan Polresta Bandung Iptu H. Ismail bersama Gabungan Personil TNI Koramil dan Sat Pol PP Kecamatan Pangalengan serta Dishub.

Kapolresta Bandung Kombes Pol. Hendra Kurniawan. S.I.K., M.M melalui Kapolsek Pangalengan Kompol Katarina S, A.Md menjelaskan bahwa, Operasi Yustisi ini dilaksanakan memiki maksud dan tujuan yaitu untuk meningkatkan tingkat kesadaran dan kedisiplinan masyarakat akan pentingnya penerapan protokol kesehatan selama masa Pandemi Covid-19 dan menekan angka penyebaran Covid-19. 

“Kegiatan kali ini kita terus perketat penerapan Prokes terhadap para pengguna jalan selama Masa PPKM Darurat ini diberlakukan sebagai bentuk upaya pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya untuk meminimalisir penyebaran Corona (Covid-19)”, Terang Kapolsek.

"Selain memberikan himbauan terkait Prokes, kami juga memeriksa kelengkapan administrasi terkait prokes dari Mulai Surat keterangan Sehat atau hasil Swab Antigen yang menyatakan hasil Negatif sampai identitas pribadi seperti KTP dan prihal maksud dan tujuan bepergian." Papar Kapolres.

"Kita harapkan dengan gencarnya dilaksanakannya PPKM Mikro Darurat ini dapat meminimalisir meningkatnya Kasus Positif Covid-19." Harapnya.

“Himbauan demi himbauan protokol kesehatan akan terus gencar kami sampaikan selama Pandemi ini belum berakhir”, kata Katarina.

"Kami himbau kepada warga masyarakat agar tetap patuhi Prokes di masa Pandemi ini semoga dengan kita terus menerapkan kedisiplinan menjaga Pola Hidup Sehat, maka kita berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah dalam penyebaran Covid-19 agar tidak semakin meluas." Pungkasnya.
(Taupik)