-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Personil Polsek Rancaekek Laksanakan Pelayanan Pagi Gatur Lantas di Beberapa Titik Rawan Macet

Rabu, 15 Desember 2021
Loading...

60MENIT.COM, Kab.Bandung - Kapolsek Rancaekek Polresta Bandung sebar anggotanya untuk laksanakan pelayanan pagi pengaturan lalu lintas di beberapa titik rawan macet demi terciptanya pelayanan prima terhadap warga masyarakat pengguna jalan. Rabu 15/12/2021.

Personil Polsek Rancaekek secara rutin laksanakan kegiatan rutin gatur lantas di pagi hari di beberapa tempat rawan macet seperti di sekitar simpang tiga dangdeur dan Sekitar Pasar RTC dikarenakan ada pedagang Tradisional yang berdagang ditrotoar dan juga sampai ke pinggir jalan ditambah dengan para pengunjung yang memarkir kendaraanya sampai memakan bahu jalan yang sering mengakibatkan kemacetan.

Kemudian personil Polsek Rancaekek juga laksanakan pengaturan lalu lintas di titik yang sering terjadim kemacetan seperti di Perlintasan Kereta api Rancaekek, pertigaan buah dua, pertigaan SMAN 1 Rancaekek dan di pertigaan Jl Cipanas Rancaekek.
 
Kegiatan tersebut sudah menjadi hal yang rutin dan wajib untuk dilakukan, karena dengan kehadiran anggota dilapangan maka akan menciptakan kenyamanan bagi para pengendara serta meminimalisir berbagai macam bentuk pelanggaran disiplin berlalu-lintas.

Di sela-sela kesibukannya melaksanakan gatur lantas, personil lantas juga tidak lupa dan terus menerus memberikan himbauan tentang Prokes 5M kepada pengguna jalan untuk menghindari penyebaran virus covid 19 seperti dengan menggunakan masker kemudian bagi pengendara sepeda motor agar menggunakan sarung tangan.

Kapolsek Rancaekek Kompol Nanang Heru Sucahyo S.Pd MH mengatakan “Guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat setiap anggota polri tetap eksis dan selalu siap siaga dalam menjalankan segala tugas-tugasnya di situasi dan kondisi seperti apapun, kemudian tetap laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab sehingga akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian” tuturnya.
(Taupik)