60MENIT.COM, Margahayu - Guna mencegah adanya kasus bullying (perundungan) di sekolah, kapolsek Margahayu Polresta Bandung Polda Jabar melakukan sosialisasi kepada para staf guru/pengajar.
Seperti yang dilakukan Kapolsek Margahayu beserta anggota guna untuk mencegah terjadinya kasus Bulying/perundungan di Wilayah Kabupaten Bandung khususnya di Kecamatan Margahayu melaksanakan pengarahan kepada kepala sekolah dan stap guru SD Margahayu 3 di kp Sadang desa Margahayu tengah kec Margahayu kab Bandung .kamis (05/10/2023).
Pasalnya, kasus viral nya video perundungan yang terjadi di wilayah kota lain, sangat menimbulkan keprihatinan dari berbagai banyak pihak.
Kapolresta Bandung Kombes Pol. Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Margahayu Kompol Rizal Adam Al Hasan Ahmad sopian SPD mm menjelaskan, pihaknya melakukan safari ke sejumlah sekolah-sekolah untuk mensosialisasikam dan mengedukasi kepada para siswa tentang larangan tindak Kekerasan.
"Kegiatan yang kami laksanakan ini, untuk memberikan edukasi dan pendidikan karakter. Sekaligus memberikan pemahaman kepada para siswa agar tidak melakukan tindakan perundungan atau bullying di sekolah," ujar Kompol Rizal.
Menurutnya, sekolah adalah tempat untuk belajar dan menimba ilmu. Serta tempat untuk membangun mental kepribadian juga budi pekerti. Oleh karena itu, perlu adanya pemahaman dan pendidikan karakter bagi anak-anak sejak kecil.
Saat ini, lanjutnya, ada kecenderungan kebiasaan mengejek, ngerjain teman dan berbagai keusilan lainnya. Dan semua itu seperti sudah menjadi gaya hidup populer saat ini.
"Anak-anak sekarang, suka meniru keberagaman kebiasaan yang kurang baik tersebut. Sehingga sering terjadi kasus-kasus perundungan. Hal tersebut tentunya sangat memprihatinkan dan perlu perhatian serius dari semua pihak,'' ujarnya.
Pihaknya pun berharap, melalui edukasi dan pembinaan tersebut dapat menumbuhkan kedisiplinan para siswa. Agar selalu menghormati orang tua dan juga guru. Serta saling menyayangi, saling membantu antar sesama teman dalam hal kebaikan.
''Dengan demikian, maka akan tercipta situasi yang kondusif di sekolah dalam mengikuti proses belajar mengajar. Belajarlah yang rajin untuk meraih cita-cita dan jauhi perbuatan yang negatif," tandasnya.
(Taupik)


