-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Polres Tana Toraja Bekuk 4 Terduga Pengedar Narkotika, GRANAT Toraja Beri Apresiasi

60menit.com
Rabu, 20 Mei 2026

Kapolres Tana Toraja AKBP Budi Hermawan, S.I.K dan Ketua GRANAT Toraja Yiswa Buntu Saranga, ST. (dok. 60menit.com)


60Menit.com, Makassar | Menjelang akhir masa tugasnya sebagai Kapolres Tana Toraja, AKBP Budi Hermawan kembali menunjukkan komitmennya dalam memerangi peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Langkah tegas dan konsisten jajaran Polres Tator dalam mengungkap kasus narkoba mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Toraja.


Keberhasilan pengungkapan sejumlah kasus narkotika belakangan ini dinilai sebagai bukti kerja profesional dan serius aparat kepolisian dalam memberantas jaringan peredaran barang haram tersebut. Upaya itu turut ditunjukkan oleh kinerja Kasat Narkoba IPTU Arlinansius Allo Layuk bersama KBO Sat Narkoba IPDA Harim Biringkanae yang aktif melakukan penindakan di lapangan.


Salah satu pengungkapan terbaru terjadi pada 12 Mei 2026, ketika aparat berhasil membekuk empat orang terduga pengedar narkotika, masing-masing berinisial JIP alias K, S alias A, DS alias D, dan DRK alias D di wilayah Jalan Poros Makale–Rantepao, Rantelemo.


Dari hasil penyelidikan, para terduga diduga memperoleh barang ilegal tersebut melalui petunjuk media sosial Instagram, kemudian memaketkannya kembali ke dalam sachet kecil untuk diperjualbelikan. 


Polisi juga mengungkap bahwa dua dari empat terduga sebelumnya pernah terjaring kasus narkotika dan menjalani rehabilitasi karena berstatus sebagai pengguna. Namun dalam kasus kali ini, mereka diduga berperan sebagai pengedar.


Ketua GRANAT Toraja, Yiswa Buntu Saranga, menyampaikan apresiasi atas langkah tegas Polres Tator dalam memberantas peredaran narkotika yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.


Menurutnya, ketegasan aparat dalam menindak pelaku narkotika merupakan bentuk nyata perlindungan terhadap generasi muda dan keamanan daerah. 


Ia juga berharap kepemimpinan Kapolres Tator ke depan tetap mempertahankan integritas, profesionalisme, serta pendekatan humanis seperti yang ditunjukkan saat ini.


“Pemberantasan narkotika harus terus menjadi prioritas. Penegakan hukum yang konsisten menjadi harapan masyarakat agar Tana Toraja tidak menjadi ruang aman bagi peredaran narkoba,” tegasnya. 


(anto)