-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Polsek Rancaekek Gelar Operasi Pekat, Antisipasi Miras Dan Premanisme

Kamis, 15 Januari 2026

60MENIT.COM, Rancaekek - Polsek Rancaekek Polresta Bandung melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Ops Pekat) dengan sasaran peredaran minuman keras (miras) dan aksi premanisme sebagai implementasi Maklumat Kapolda Jawa Barat di wilayah hukum Polsek Rancaekek. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026, mulai pukul 17.00 WIB hingga selesai.

Operasi ini digelar sebagai langkah preventif guna mengantisipasi kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat, khususnya pengguna jalan yang tengah beraktivitas. Selain itu, Ops Pekat juga bertujuan menekan potensi terjadinya tindak pidana C3 (curat, curas, dan curanmor) serta gangguan kamtibmas lainnya di wilayah Kecamatan Rancaekek.

Dalam pelaksanaannya, Ops Pekat dilakukan oleh gabungan anggota piket fungsi Polsek Rancaekek dengan menyasar sejumlah lokasi yang diduga menjual minuman keras serta titik rawan premanisme dan parkir liar. Dari hasil pemeriksaan beberapa toko atau kios di wilayah Kampung Pesantren, Nanjung Mekar, Kampung Cipasir Desa Linggar, dan Kampung Lembang Jambe, petugas tidak menemukan adanya aktivitas penjualan miras, dan seluruh kios terpantau tutup atau nihil barang bukti.

Selain sasaran miras, petugas juga melakukan penertiban terhadap praktik premanisme dan parkir liar. Dalam kegiatan tersebut, satu orang yang diduga terlibat aktivitas parkir liar berhasil didata oleh petugas guna dilakukan pembinaan. Selama operasi berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali tanpa adanya gangguan menonjol.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Rancaekek Kompol Deny Sunjaya S.H., M.H. menyampaikan bahwa Operasi Pekat ini merupakan komitmen Polri dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa Polsek Rancaekek akan terus melakukan langkah preventif dan penegakan hukum secara humanis guna menekan penyakit masyarakat serta menjaga kondusifitas wilayah, pungkasnya.

(Taupik Hidayat)