-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Dukung Swasembada Pangan, Polisi Pantau Perkembangan Jagung Hibrida Di Cicalengka

Rabu, 15 April 2026

60MENIT.COM, Cicalengka – Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Seperti yang dilakukan jajaran Polsek Cicalengka Polresta Bandung dengan melakukan monitoring perkembangan tanaman jagung hibrida di wilayah Desa Nagrog, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Nagrog Aiptu Endang Abdul Holik yang turun langsung ke lahan pertanian di Kampung Cileutik, RT 03 RW 016. Monitoring dilakukan pada lahan seluas 0,5 hektare yang dikelola oleh kelompok tani Giri Mukti 2 dengan penggarap Bapak Dadi dan rekan-rekan.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., C.P.H.R melalui Kapolsek Cicalengka Kompol Ade Rahmat, S.Pd., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan.

“Kami hadir untuk memastikan proses penanaman hingga pertumbuhan jagung berjalan dengan baik, sekaligus membantu para petani dalam mengatasi kendala yang dihadapi di lapangan,” ujarnya.

Dari hasil monitoring, diketahui bahwa tanaman jagung yang ditanam pada 1 Maret dan 4 April 2026 tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup baik dengan tinggi tanaman mencapai sekitar 80 sentimeter dan mulai bertunas. Estimasi panen diperkirakan pada bulan Agustus 2026 dengan hasil mencapai kurang lebih 2 ton.

Selain melakukan pengawasan, Bhabinkamtibmas juga turut memberikan pendampingan kepada petani, termasuk dalam hal pemupukan serta koordinasi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) guna memastikan penanganan teknis pertanian berjalan optimal.

Tak hanya itu, petani juga diberikan pemahaman terkait penyerapan hasil panen oleh Bulog agar hasil produksi dapat tersalurkan dengan baik dan memberikan nilai ekonomi yang maksimal bagi para penggarap.

Dengan adanya sinergi antara Polri, petani, dan instansi terkait, diharapkan program swasembada pangan di wilayah Kabupaten Bandung dapat terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

“Ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan kami terhadap para petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.
(Taupik)