60MENIT.COM, Dayeuhkolot — Seorang pria ditemukan meninggal dunia di halaman parkir Indomaret Palasari, Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.
Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga setempat kepada pihak Polsek Dayeuhkolot. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui bernama Dian Hadianto (47), warga Kampung Cinanggela, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung. Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di area parkir Indomaret tanpa tanda-tanda kehidupan.
Saksi mata, Entis Sutisna (53), yang berprofesi sebagai juru parkir, mengungkapkan bahwa sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat terlihat menelepon seseorang. Tak lama kemudian, korban duduk di tepi halaman parkir dalam kondisi lemas, sempat muntah, lalu tidak sadarkan diri.
“Korban sempat duduk di pinggir parkiran, terlihat lemas, lalu muntah dan tidak sadarkan diri. Kami bersama warga mencoba memeriksa, namun korban sudah tidak bernyawa,” ujarnya.
Petugas dari Polsek Dayeuhkolot bersama Unit Inafis Polresta Bandung kemudian melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di lokasi. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, baik luka akibat benda tajam maupun benda tumpul.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono melalui Kapolsek Dayeuhkolot AKP Triyono Raharja menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit lambung dan tekanan darah tinggi.
“Dari hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Keterangan keluarga menyebutkan korban memiliki riwayat sakit lambung dan hipertensi,” ungkapnya.
Sebelum kejadian, korban juga sempat menghubungi anaknya untuk meminta dijemput karena mengeluhkan kondisi kesehatannya. Namun, sebelum sempat dijemput, korban terlebih dahulu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
Selanjutnya, jenazah korban langsung dibawa oleh keluarga untuk disemayamkan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian korban.
(Taupik)


