-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI) KECAMATAN KADUNGORA KABUPATEN GARUT GELAR MUSCAM KE II

Selasa, 19 Oktober 2021
Loading...

 

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kadungora kabupaten Garut, Yana Riswana, S.Ag.

60MENIT.com-MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI) KECAMATAN KADUNGORA KABUPATEN GARUT GELAR MUSCAM KE II.Senin.18 Oktober 2021


60menit.com-Kadungora- Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Garut menggelar MUSCAM ke- II yang berlangsung di aula Kecamatan Kadungora, Jum’at (15/10/2021). 


Muscam tersebut diikuti kyai dan ustad yang merupakan anggota MUI kecamatan Kadungora, serta dihadiri Musfika Kecamatan Kadungora yang diantaranya Camat Kadungora, Kapolsek, Danramil, dan Kepala Kantor Urusan Agama, juga hadir Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Garut Kyai H. sirojul Munir.


Kepala Kantor Urusan Agama Kadungora Yana Riswana, S.Ag., dalam kata sambutannya mengucapkan banyak terimakasih kepada panitia penyelenggara Muscam ke II MUI Kecamatan Kadungora sekaligus panitia menjadi pelopor kegiatan ini di masa PPKM sehingga acara ini berjalan lancar, dan berterimakasih pula kepada mantan Ketua MUI Kecamatan Kadungora Kyai H. Asep Bahrul Hidayat yang kerap dipanggil Abah ,beliau sudah memberikan rekomendasi kepada kami dan panitia untuk diselenggarakannya acara ini, guna mencari pengkaderan/kepengurusan MUI Kecamatan Kadungora yang baru. 

      MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI)         KECAMATAN KADUNGORA KABUPATEN      .GARUT GELAR MUSCAM KE II.


Dan kami juga membawa marwah Kementrian Agama mengucapkan terimakasih atas dedikasi dan aktivitas yang sudah diberikan oleh Ketua MUI Kecamatan Kadungora yang selama ini sudah memberikan pelayanan dan kesejukan umat dalam mengatasi segala problem (masalah), dan kami berharap MUI kadungora menjadi Baitul kabirun atau rumah yang sangat besar untuk mewadahi umat didalam segala persoalannya. 


Untuk ke depan, kami berharap MUI kecamatan kadungora bisa bekerjasama dengan kami atau kantor urusan agama kecamatan kadungora, sehingga MUI menjadi wadah dalam memberikan teladan musyawarah mufakat dan juga MUI bisa berkonsolidasi dengan umat beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sekaligus menyerap Aspirasi umat dan sebagai ajang  wadah musyawarah.



Dengan berakhirnya musyawarah (Muscam ke II) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kadungora, melalui musyawarah demokrasi secara aklamasi yang ditunjuk oleh tujuh tokoh pemegang mandat, lahirlah kepengurusan yang baru.

 

(agus suhana)