-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Sambut Ramadhan, Bhabinkamtibmas Desa Cileunyi Wetan Sambangi Warga binaan Ingatkan Waspada C3

Kamis, 19 Februari 2026

60MENIT.COM, Cileunyi – Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan, jajaran kepolisian terus menggencarkan upaya preventif guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif. Salah satunya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Cileunyi Wetan, Aiptu Dadan Ramdan dari Polsek Cileunyi, Polresta Bandung.

Kegiatan sambang tersebut dilaksanakan di Kampung Pajaten RT 03/19, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Dalam kunjungannya, Aiptu Dadan menyapa langsung warga binaannya sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan, khususnya tindak pidana C3 (Curat, Curas, dan Curanmor), Kamis (19/02/2026).

Dengan pendekatan humanis dan penuh keakraban, Aiptu Dadan berdialog santai bersama warga di lingkungan permukiman. Ia mengingatkan bahwa menjelang dan selama Ramadhan, aktivitas masyarakat biasanya meningkat, baik pada sore hari saat ngabuburit maupun malam hari selepas tarawih.

Momentum tersebut, menurutnya, kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya apabila warga lengah.

“Kami mengingatkan agar warga selalu memastikan pintu dan jendela rumah dalam keadaan terkunci saat bepergian, jangan meninggalkan kendaraan tanpa pengawasan, serta gunakan kunci ganda untuk sepeda motor,” ujar Aiptu Dadan di sela-sela kegiatan sambang.

Ia juga mengimbau agar warga tidak ragu untuk saling mengingatkan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Sistem keamanan lingkungan (siskamling) dan ronda malam dinilai tetap relevan untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Dadan secara khusus menyoroti potensi kejahatan C3 yang meliputi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Menurutnya, kejahatan tersebut dapat terjadi kapan saja jika ada kesempatan. Karena itu, kewaspadaan kolektif menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.

“Jangan sampai kita memberi peluang kepada pelaku kejahatan. Kewaspadaan adalah benteng pertama dalam menjaga keamanan diri dan lingkungan,” tegasnya.

Selain itu, warga juga diingatkan agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila melihat aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan tempat tinggal.

Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat. Melalui komunikasi langsung, diharapkan setiap potensi gangguan keamanan dapat dideteksi sejak dini.

Warga Kampung Pajaten pun menyambut baik kehadiran Bhabinkamtibmas di lingkungan mereka. Selain merasa lebih aman, warga juga dapat menyampaikan aspirasi maupun keluhan terkait situasi kamtibmas di wilayahnya.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat dinilai mampu meningkatkan rasa percaya dan memperkuat sinergitas dalam menciptakan lingkungan yang aman, khususnya selama bulan Ramadhan yang penuh dengan aktivitas keagamaan dan sosial.

Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K. menyampaikan bahwa kegiatan sambang dan imbauan kamtibmas akan terus digencarkan oleh seluruh personel Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polsek Cileunyi.

Ia menegaskan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Dengan kerja sama dan kepedulian bersama, situasi yang aman dan kondusif dapat terus terjaga selama Bulan Suci Ramadhan.

“Sinergitas antara kepolisian dan masyarakat adalah kunci utama dalam mewujudkan harkamtibmas yang kondusif. Kami mengajak seluruh warga untuk tetap waspada, saling peduli, dan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan,” pungkas Kapolsek Cileunyi.

(Taupik Hidayat)