-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Di Puncak Gunung, Satgas Sektor 22 Sub 17 Aksi Pemeliharaan Tanaman Keras Wilyah Cimenyan

60menit.com
Minggu, 25 April 2021
Loading...

60menit.com | Di Puncak Gunung, Satgas Sektor 22 Sub 17 Aksi Pemeliharaan Tanaman Keras Wilyah Cimenyan

60MENIT.com, Cimenyan | Di puncak Gunung wilayah Cartil Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung, satgas sektor 22 sub 17 dipimpin Serka Suyanto melakukan pemeliharaan Pohon Keras hasil tanam mandiri satgas, Minggu (25/04/2021).


Gerilya yang dilakukan satgas sektor  22 hingga ke pelosok yang susah dijangaku orang banyak sebuah perjuangan penyelamata lingkungan untuk menstabilkan lahan kritis menjadi lahan yang subur standar dengan tanaman pohon keras sesuai dengan Habitat Hutani. 


Serka Suyanto menhatakan bahwa satgas akan terus menjalankan tugasnya sesuai perintah atasan yang memegang amanat Peraturan Presiden No. 15 Tahun 2018.


"Sebuah percepatan penyelamatan Sungai Citarum dari bahaya limbah, sehingga menyeluruh ke tiap sungai yang bermuara di Sungai Citarum, disamping itu perlu penyelamatan sungai yang berhubungan dengan alam yang memproduksi air sebagai sumber kesejahteraan masyarakat," kata Suyanto. 




Penyelamatan alam dari rusaknya yang disebabkan ulah mansusia, Kawasan Bandung Utara (KBU) khusus terpokus di Kecamatan Cimenyan dan Cilengkrang juga Lembang, merupakan sumber hutan yang memproduksi dan mengatur kelestarian air tanah berupa serapan yang stabil. 


Jika daya serap alam sudah rusak akibat terkikisnya pohon keras maka stabilitas alam tidak akan normal. Bahkan akan menuntun pada bencana erosi dan banjir yang kerap terjadi di Bandung Raya. 


"Langkah mitigasi yang dilakukan oleh satgas Citarum Harum Sektor 22 dengan melakukan konservasi lahan kritis di KBU, akan berdampak positif di semua lini bidang, kami bertujuan supaya  perekonomian masyarakat bisa stabil bahkan mebingkat," imbuh Suyanto. 



Penghijauan lahan kritis salah satu upaya stabilitas lingkungan dalam arti mengurangi bencana alam, kini gencar dalam pemeliharaan dan penataan lingkungan untuk membangkitkan tata kelola lahan yang benar sesuai dengan alam dan iklimnya adalah sebuah langkah yang tepat untuk mengisi pembangunan bangsa.


"Keberhasialn ini kelak kami tujukan untuk meningkatkan index kebahagiaan masyatakat tentunya untuk penguatan pembangunan negara pula," tutup Suyanto. 


Mengisi upaya dari satgas sektor 22 citarum harum untuk menuai suksesi penghijauan oleh tanaman keras, Serka Suyanto dan kawan kawan melakukan sosialisasi kembali kepada masyarakat petani di Cimenyan. 


(zho)