60MENIT.COM, Rancaekek – Personel Pos Pengamanan (Pos Pam) Simpang 3 Dangdeur Rancaekek melaksanakan apel pagi dalam rangka pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Minggu (15/03/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan personel dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat.
Apel pagi yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di Pos Pam Simpang 3 Dangdeur Rancaekek, Kabupaten Bandung. Kegiatan diawali dengan pengecekan kesiapan personel sekaligus penyampaian arahan pimpinan guna memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawab dalam pelaksanaan pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Kapos Pam Simpang 3 Dangdeur Rancaekek Kompol Deny Sunjaya, S.H., M.H. memimpin langsung pelaksanaan apel pagi didampingi oleh Padal Jalur Iptu Asep Dadan. Apel diikuti sebanyak 33 personel gabungan yang terdiri dari 27 personel Polri, 2 personel TNI, 1 personel Satpol PP, 2 personel Linmas, dan 1 anggota Pramuka yang turut mendukung pelaksanaan pengamanan di wilayah tersebut.
Usai pelaksanaan apel, seluruh personel kemudian melaksanakan pengaturan serta pemantauan arus lalu lintas di sekitar Pos Pam Simpang 3 Dangdeur Rancaekek guna memastikan kelancaran arus kendaraan di jalur utama wilayah Rancaekek. Dari hasil pemantauan di lapangan, situasi arus lalu lintas terpantau lancar dengan kondisi cuaca cerah.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Rancaekek Kompol Deny Sunjaya S.H., M.H. menyampaikan bahwa apel pagi tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan serta pengamanan kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.
“Melalui apel pagi ini kami memastikan seluruh personel siap melaksanakan tugas pengamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Rancaekek,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta unsur masyarakat lainnya sangat penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026, pungkasnya.
(Taupik Hidayat)


